Rabu, 20 November 2019

BAB III


BAB III
METODE LAPORAN KASUS
A.    Jenis Laporan Kasus
Jenis laporan kasus yang digunakan dalam laporan tugas akhir adalah study kasus Continuity of Care. Study kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal disini dapat berarti satu orang, sekelompok penduduk terkena suatu masalah misalnya keracunan, atau sekelompok masyarakat disuatu daerah. Meskipun di dalam study kasus ini yang diteliti hanya berbentuk unit tunggal, namun dianalisis secara mendalam, meliputi berbagai aspek yang cukup luas, serta penggunaan berbagai Teknik secara intergratif (Notoatmodjo, 2014, h.47).

B.     Lokasi dan waktu
1.      Lokasi/tempat
Asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Usia kehamilan 33 minggu 4 hari akan dilaksanakan di PMB Hasmiati Bahri,S.ST  Bandar Lampung

Tabel 3.1
Lokasi dan Waktu
No
Tanggal
Tempat
Alamat
Kegiatan
1.
30 desember 2018
Rumah Pasien
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
ANC I
2.
13 Januari 2019
PMB Hasmiati Bahri,S.ST
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
ANC II
3.
20 Januari 2019
Rumah Pasien
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
ANC III
4.
11 Febuari 2019
PMB Hasmiati Bahri,S.ST
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
INC
5.
11 Febuari 2019
PMB Hasmiati Bahri,S.ST
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
PNC I
6.
17 Febuari 2019
Rumah Pasien
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
PNC II
7.
25 Febuari 2019
Rumah Pasien
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
PNC III
8.
27 Maret 2019
Rumah Pasien
Jl.Raden imba kusuma ratu kemiling,Bandar Lampung
PNC IV

A.    Subjek Laporan Kasus
Subyek dalam laporan tugas akhir ini adalah Ny. R umur 39 tahun G3P2A0 darimulaikehamilan, persalinan, bayibarulahir, nifas dan KB

B.     Instrumen Laporan Kasus
Instrumen laporan kasus yang digunakan yaitu leaflet sebagai alat untuk memberikan penyuluhan, dan pendokumentasian asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, dan KB dengan menggunakan 7 langkah varney dan SOAP.
C.    Teknik Pengumpulan Data
1.    Data Primer
a.               Pengamatan (observasi)
Pengamatan adalah suatu hasil perbuatan jiwa secara penuh dan perhatian untuk menyadari adanya rangsangan. Mula-mula rangsangan dari luar mengenai indra, dan terjadilah pengindraan, kemudian apabila rangsangan tersebut menarik perhatian akan dilanjutkan dengan adanya pengamatan. (Notoatmodjo, 2014, h.131)
b.         Wawancara (interview)
Wawancara adalah suatu metode yang dipergunakan untuk mengumpulkan data, dimana peneliti mendapatkan keterangan atau informasi secara lisan dari seseorang sasaran penelitian (responden), atau bercakap-cakap berhadapan muka dengan orang tersebut (face to face). (2014:139)
Wawancara dilakukan dengan cara :
1.      Auto anamnesis
Adalah anamnesis yang dilakukan kepada pasien langsung jadi data yang diperoleh adalah data primer, karena langsung dari sumbernya.
2.      Allo anamnesis
Adalah anamnesis yang dilakukan kepada keluarga pasien untuk memperoleh data  tentang pasien. Ini dilakukan pada keadaan darurat ketika pasien tidak memungkinkan lagi untuk memberikan data yang akurat. (Sulistyawati, 2013, h. 180)
c.          Pemeriksaan
Pemeriksaan adalah proses untuk mendapatkan data objektif dari pasien dengan menggunakan instrument tertentu.

2.    Data Sekunder
a.       Studi kepustakaan
Studi kepustakaan merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam rangka mencari landasan teori dari permasalahan penelitian. Dua macam pustaka yang dapat dijadikan bahan pustaka dalam penelitian, diantaranya pustaka primer merupakan daftar bacaan dari hasil penelitian atau studi pustaka yang diperoleh dari jumlah penelitian /jurnalilmiah. Dan pustaka sekunderya itu pustaka yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, teks, indeks, ensiklopedia, dan lain-lain. (Hidayat, 2014, h.40)
b.      Dokumentasi
Dokumentasi merupakan metode pengumpulan data dengan cara mengambil data yang berasal dari dokumen asli. Dokumen asli tersebut dapat berupa gambar, table atau daftar periksa, dan film dokunter. (Notoatmodjo, 2014, h. 90)


D.    Tri Anggulasi Data
Tri anggulasi data diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada.(Sugiyono, 2014, h. 241 )
Dalam laporan tugas akhir ini penulis melakukan cross check kebenaran data atau validasi data yang dilakukan terhadap keluarga dan suami Ny.R dan bidan dimana Ny.R diperiksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar