ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE TERHADAP NY.R UMUR 39
TAHUN G3P2A0 USIA KEHAMILAN 33 MINGGU 4 HARI DENGAN PENATALAKSANAAN PERAWATAN
LUKA PERINIUM
DI PMB HASMIYATI BAHRI,S.ST
BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2019
LAPORAN TUGAS AKHIR
Disusun
Oleh :
IWELDA
AISYA IYA
NIM
:201611018
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ADILA
BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa,
karena berkatnya
penulis
dapat menyelesaikan laporan
tugas
akhir
dalam
bentuk study kasus kebidanan yang berjudul : “Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Terhadap Ny.R Umur 39
Tahun G3P2A0 usia kehamilan 33 minggu 4 hari
Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka Perineum Di PMB Hasmiati Bahri,S.ST
Bandar Lampung Tahun 2019” Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis banyak mendapat bimbingan,
saran dari pihak dosen dan pembimbing untuk itu pula pada kesempatan penulis mengucapkan terimakasih kepada:
1.
dr.
WazniAdila, M.PH selaku ketua sekolah
tinggi ilmu kesehatan AdilaBandar Lampung
2.
Margareta Rinjani, S.ST.,M.Kes sebagai dosen Pembimbing Akademik
3.
Ibu Nopa
utari, S.ST.,M,Kes selaku wali kelas angkatan sebelas STIKES adila, Bandar Lampung
4.
Bidan Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung sebagai tempat pengambilan lahan praktek
5.
Semua
dosen yang membantu secara teori sehingga Laporan Tugas Akhir ini dapat
terselesaikan.
Laporan Tugas Akhir ini sebagai salah satu syarat
menyelesaikan pendidikan Diploma III Ahli Madya Kebidanan di Sekolah Tinggi
Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung . Penulis menyadari bahwa Laporan Tugas
Akhir ini banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna, untuk itu penulis mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan dimasa yang akan
datang.
Bandar Lampung, 27 Mei 2019
Penulis
BAB I
LATAR
BELAKANG
A.
LATAR
BELAKANG
Komplikasi yang terjadi pada persalinan yaitu rupture
perinium yang terjadi pada saat pengeluaran kepala dan bahu janin. Didapatkan
sebanyak 234 orang dengan kejadian rupture perineum dengan mayoritas terjadi
pada ibu primipara sebanyak 37 orang (15,22%) jarak kelahiran <2 tahun
sebanyak 87 orang (35,80%) usia ibu 20-35 tahun sebanyak 46 orang (18,93%) dan
berat bayi lahir 2.500-4.000 gram sebanyak 73 orang(30,04%).(profil kesehatan
tahun 2017)
Rupture perineum merupakan luka yang terjadi pada
perinium yang diakibatkan oleh jaringan rusaknya akibat desakan kepala dan bahu
bayi pada saat proses persalinan. Luka pada perinieum biasanya tidak beraturan
yang biasanya sulit untuk dilakukan penjahitan. Luka perinium terjadi secara
spontan maupun dengan alat (episiotomi). Luka perineum biasanya terjadi pada
masa nifas. Masa nifas merupakan masa setelah persalinan sampai pulihnya
kembalinya alat-alat kandungan seperti sebelum hamil. Lamanya masa nifas ini
yaitu kira-kira 6-8 minggu.
Penyebab rupture perineum faktor dari ibu yaitu
paritas, pada saat mengejan pasien tidak koperatif, perluasan perineum dan usia
ibu. Sedangan faktor dari janin yaitu TBJ>3500, posisi bayi yang normal,
ekstraksi vakum dan force. Sedangakan menurut jurnal penelitian yang dilakukan oleh Fitri Dwi Anggraini ada
beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya rupture perineum menunjukkan bahwa 25 responden yang
bersalin normal dan 18 responden (72%) yang melahirkan normal sebagian besar
mengalami rupture perineum.Dampak perawatan Luka perineum yang tidak benar akan
menyebabkan infeksi, komplikasi bahkan dapat menyebabkan kematian pada ibu post
partum. Waktu perawatan luka perinium pada saat mandi,BAK dan BAB. Perawatan
khusus luka periniumbagi ibu untuk mencegah terjadinya infeksi bisa dengan cara
mencuci tangan dengan air mengalir, mengganti pembalut yang sudah penuh, pada
saat BAK dan BAB bersihkan kemaluan hingga bagian perineum dengan cara dari
depan kebelakang, keringkan menggunakan handuk yang bersih dan kering.
Peran bidan dalam mengatasi masalah
tersebut dilakukan asuhan continuity of
care merupakan bagian filosofi kebidanan.
Continuity of care mempunyai arti bahwa seorang wanita mengembangkan
kemitraan dengan bidan untuk menerima asuhan selama masa kehamilan , masa
persalinan, masa nifas sampai dengan KB.
Berdasarkan jurnal penelitian yang
dilakukan oleh Yuniarti dengan mengkonsumsi ekstra daun binahong dapat membantu
peyembuhan luka luka perineum terhadap ibu post partum karena dalam daun binahong terdapat kandungan
diantaranya asam aleonolik, antimikroba, asam askorbat, saponin, dan
tritertenoid flavonoid yang dapat mampu mempercepat penyembuhan luka.
(Yuniarti,Sri 2014).
Selain daun binahong, perawatan
rupture perineum juga dapat dilakukan dengan menggunakan daun sirih. Hal ini
dikarenakan daun sirih mempunyai kandungan kimia dan saponin (kolagen) yang
dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum. (Kurniawan, Ari dan
Kurniawati, Anik 2015).
Berdasarkan latar belakang diatas maka
penulis tertarik untuk memberikan “Asuhan Kebidanan Continuity Of Care dimulai dari
kehamilan, persalinan, nifas dan KB pada Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 usia
kehamilan 33 minggu 4 hari khususnya pada persalinan dengan luka perineum pada
di BPM Hasmiyati,S.ST Bandar Lampung 2019.
A.
Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan
sebagai berikut “Bagaimanakah Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny.R Umur 39 tahun
G3P2A0 Usia Kehamilan 33 Minggu 4 Hari Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka
Perinium Di BPM Hasmiati Bhri,S.ST Bandar Lampung Tahun 2019”
B.
Tujuan Penelitian
1.
Tujuan Umum
Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny.R Umur 39 tahun
G3P2A0 Usia Kehamilan 33 Minggu 4 Hari Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka
Perinium Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung Tahun 2019”
2.
Tujuan khusus
a.
Mampu melakukan pengumpulan
data subjektif terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S,ST Bandar Lampung tahun 2019.
b.
Mampu melakukan pengumpulan
data objektif terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung tahun 2019.
c.
Mampu melakukan analisis
data terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung 2019.
d.
Mampu melakukan penatalaksanaan asuhan kebidanan terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung 2019.
e.
Mampu menyampaikan kesenjangan antara teori dan praktek terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Lampung 2019.
C.
Manfaat Study Kasus
1. Bagi penulis selanjutnya
Sebagai sumber penambahan pengetahuan
dan perbandingan untuk penulisan pelaporan selanjutnya tentang Asuhan Kebidanan
Continuity of Care.
2. Bagi pasien dan masyarakat
a. Agar
Pasien
Dapat melakukan pencegahan dan
dapat menerapkan Asuhan yang telah di berikan oleh bidan atau tenaga kesehatan terhadap
Luka perineum pada ibubersalin.
b. Bagi
Masyarakat
Dapat melakukan pencegahan dan
dapat menerapkan Asuhan yang telah di berikan oleh bidan atau tenaga kesehatan terhadap
Luka perineum pada ibubersalin.
3. Bagi institusi dan pendidikan
Dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian
untuk meningkatkan ilmu pengetahuan bagi peserta didik tentang asuhan kebidanan
continuity of care khususnya Luka
perineum pada ibu bersalin



Tidak ada komentar:
Posting Komentar