Rabu, 20 November 2019

BAB I



ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE TERHADAP NY.R UMUR 39 TAHUN G3P2A0 USIA KEHAMILAN 33 MINGGU 4 HARI DENGAN PENATALAKSANAAN PERAWATAN LUKA PERINIUM
DI PMB HASMIYATI BAHRI,S.ST
BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2019


LAPORAN TUGAS AKHIR






Disusun Oleh :
IWELDA AISYA IYA
NIM :201611018


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ADILA
BANDAR LAMPUNG
TAHUN 2019




KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkatnya penulis dapat menyelesaikan laporan tugas akhir dalam bentuk study kasus kebidanan yang berjudul : “Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Terhadap Ny.R Umur 39 Tahun G3P2A0 usia kehamilan 33 minggu 4 hari Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka Perineum Di PMB Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung Tahun 2019”  Dalam penulisan laporan tugas akhir ini, penulis banyak mendapat bimbingan, saran dari pihak dosen dan pembimbing untuk itu pula pada kesempatan penulis mengucapkan terimakasih kepada:

1.    dr. WazniAdila, M.PH selaku ketua sekolah tinggi ilmu kesehatan AdilaBandar Lampung
2.    Margareta Rinjani, S.ST.,M.Kes sebagai dosen Pembimbing Akademik
3.    Ibu Nopa utari, S.ST.,M,Kes selaku wali kelas angkatan sebelas STIKES adila, Bandar Lampung
4.    Bidan Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung sebagai tempat pengambilan lahan praktek
5.   Semua dosen yang membantu secara teori sehingga Laporan Tugas Akhir ini dapat terselesaikan.
    
Laporan Tugas Akhir ini sebagai salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III Ahli Madya Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung . Penulis menyadari bahwa Laporan Tugas Akhir ini banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna, untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan dimasa yang akan datang.

                                                                        Bandar Lampung, 27 Mei 2019

                                                                                                Penulis



 BAB I

LATAR BELAKANG


A.    LATAR BELAKANG
Komplikasi yang terjadi pada persalinan yaitu rupture perinium yang terjadi pada saat pengeluaran kepala dan bahu janin. Didapatkan sebanyak 234 orang dengan kejadian rupture perineum dengan mayoritas terjadi pada ibu primipara sebanyak 37 orang (15,22%) jarak kelahiran <2 tahun sebanyak 87 orang (35,80%) usia ibu 20-35 tahun sebanyak 46 orang (18,93%) dan berat bayi lahir 2.500-4.000 gram sebanyak 73 orang(30,04%).(profil kesehatan tahun 2017)

Rupture perineum merupakan luka yang terjadi pada perinium yang diakibatkan oleh jaringan rusaknya akibat desakan kepala dan bahu bayi pada saat proses persalinan. Luka pada perinieum biasanya tidak beraturan yang biasanya sulit untuk dilakukan penjahitan. Luka perinium terjadi secara spontan maupun dengan alat (episiotomi). Luka perineum biasanya terjadi pada masa nifas. Masa nifas merupakan masa setelah persalinan sampai pulihnya kembalinya alat-alat kandungan seperti sebelum hamil. Lamanya masa nifas ini yaitu kira-kira 6-8 minggu.

Penyebab rupture perineum faktor dari ibu yaitu paritas, pada saat mengejan pasien tidak koperatif, perluasan perineum dan usia ibu. Sedangan faktor dari janin yaitu TBJ>3500, posisi bayi yang normal, ekstraksi vakum dan force. Sedangakan menurut jurnal penelitian yang  dilakukan oleh Fitri Dwi Anggraini ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya rupture perineum menunjukkan bahwa 25 responden yang bersalin normal dan 18 responden (72%) yang melahirkan normal sebagian besar mengalami rupture perineum.Dampak perawatan Luka perineum yang tidak benar akan menyebabkan infeksi, komplikasi bahkan dapat menyebabkan kematian pada ibu post partum. Waktu perawatan luka perinium pada saat mandi,BAK dan BAB. Perawatan khusus luka periniumbagi ibu untuk mencegah terjadinya infeksi bisa dengan cara mencuci tangan dengan air mengalir, mengganti pembalut yang sudah penuh, pada saat BAK dan BAB bersihkan kemaluan hingga bagian perineum dengan cara dari depan kebelakang, keringkan menggunakan handuk yang bersih dan kering.
Peran bidan dalam mengatasi masalah tersebut dilakukan asuhan continuity of care merupakan bagian filosofi kebidanan. Continuity of care mempunyai arti bahwa seorang wanita mengembangkan kemitraan dengan bidan untuk menerima asuhan selama masa kehamilan , masa persalinan, masa nifas sampai dengan KB.
Berdasarkan jurnal penelitian yang dilakukan oleh Yuniarti dengan mengkonsumsi ekstra daun binahong dapat membantu peyembuhan luka luka perineum terhadap ibu post partum  karena dalam daun binahong terdapat kandungan diantaranya asam aleonolik, antimikroba, asam askorbat, saponin, dan tritertenoid flavonoid yang dapat mampu mempercepat penyembuhan luka. (Yuniarti,Sri 2014).
Selain daun binahong, perawatan rupture perineum juga dapat dilakukan dengan menggunakan daun sirih. Hal ini dikarenakan daun sirih mempunyai kandungan kimia dan saponin (kolagen) yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum. (Kurniawan, Ari dan Kurniawati, Anik 2015).
Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk memberikan “Asuhan Kebidanan Continuity Of Care dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan KB pada Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 usia kehamilan 33 minggu 4 hari khususnya pada persalinan dengan luka perineum pada di BPM Hasmiyati,S.ST Bandar Lampung 2019.

A.    Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut “Bagaimanakah Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny.R Umur 39 tahun G3P2A0 Usia Kehamilan 33 Minggu 4 Hari Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka Perinium Di BPM Hasmiati Bhri,S.ST Bandar Lampung Tahun 2019”

B.     Tujuan Penelitian
1.    Tujuan Umum
Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Continuity Of Care Pada Ny.R Umur 39 tahun G3P2A0 Usia Kehamilan 33 Minggu 4 Hari Dengan Penatalaksanaan Perawatan Luka Perinium Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung Tahun 2019”

2.    Tujuan khusus
a.    Mampu melakukan pengumpulan data subjektif terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S,ST Bandar Lampung tahun 2019.
b.    Mampu melakukan pengumpulan data objektif terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung tahun 2019.
c.    Mampu melakukan analisis data terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung 2019.
d.   Mampu melakukan penatalaksanaan asuhan kebidanan terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 Di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Bandar Lampung 2019.
e.    Mampu menyampaikan kesenjangan antara teori dan praktek terhadap Ny.R umur 39 tahun G3P2A0 di BPM Hasmiati Bahri,S.ST Lampung  2019.

C.    Manfaat Study Kasus
1.      Bagi penulis selanjutnya
Sebagai sumber penambahan pengetahuan dan perbandingan untuk penulisan pelaporan selanjutnya tentang Asuhan Kebidanan Continuity of Care.
2.      Bagi pasien dan masyarakat
a.         Agar Pasien
Dapat melakukan pencegahan dan dapat menerapkan Asuhan yang telah di berikan oleh bidan atau tenaga kesehatan terhadap Luka perineum pada ibubersalin.
b.      Bagi Masyarakat
Dapat melakukan pencegahan dan dapat menerapkan Asuhan yang telah di berikan oleh bidan atau tenaga kesehatan terhadap Luka perineum pada ibubersalin.
3.      Bagi institusi dan pendidikan
Dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian untuk meningkatkan ilmu pengetahuan bagi peserta didik tentang asuhan kebidanan continuity of care khususnya Luka perineum pada ibu bersalin





Tidak ada komentar:

Posting Komentar